Pengampunan

Setiap orang pasti pernah berbuat salah. Tidak ada manusia, kecuali Yesus, yang sempurna dan tidak pernah berbuat dosa. Saat kita menyadari keberdosaan kita, tidak ada hal lain yang lebih kita inginkan selain pengampunan dari Tuhan. Tapi ada kalanya kita merasa bahwa diri kita sudah terlalu kotor, karena kita telah jatuh terlalu dalam ke dalam kubangan yang penuh dosa. Masihkah Tuhan mau menerima pertobatan kita? Masihkah Tuhan peduli pada kita? 



Ya, Tuhan masih peduli pada kita manusia berdosa. Betapa pun besarnya dosa kita, kasih Allah jauh lebih besar daripada dosa kita. Bahkan kasih Allah tidak terbatas. Bukan karena kita baik maka Allah mengasihi kita, tetapi Allah mengasihi kita karena Allah adalah kasih.

Alkitab berkata : 

Marilah, baiklah kita berperkara! --firman TUHAN--Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba. (Yesaya 1 : 18)

Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. (1 Yohanes 1 : 9)

Baiklah orang fasik meninggalkan jalannya, dan orang jahat meninggalkan rancangannya; baiklah ia kembali kepada TUHAN, maka Dia akan mengasihaninya, dan kepada Allah kita, sebab Ia memberi pengampunan dengan limpahnya. (Yesaya 55 : 7)

Tuhan selalu mengulurkan tangan-Nya untuk mengasihi kita, dan untuk menyucikan kita dari segala dosa kita. Maka marilah kita sambut pengampunan-Nya dengan sukacita.