Pencobaan

Setiap orang pasti pernah mengalami badai kehidupan. Ada orang yang melewatinya dengan tegar, sehingga tetap bisa bertahan sampai badai berlalu. Tapi ada juga yang lalu menyerah, karena merasa tidak sanggup lagi menghadapinya. Bahkan ada orang yang merasa bahwa dirinya adalah satu-satunya orang yang mengalami badai kehidupan, sedangkan orang lain di sekelilingnya selalu lebih beruntung daripadanya. Tapi apa kata Alkitab tentang pencobaan?



Alkitab berkata :

Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya. (1 Korintus 10 : 13)

Pencobaan adalah hal biasa yang pasti dialami oleh setiap manusia. Allah berjanji bahwa setiap pencobaan pasti ada jalan keluarnya, dan tidak akan ada pencobaan yang Allah ijinkan untuk melebihi batas kemampuan kita. Lalu kenapa ada orang yang tidak dapat bertahan menghadapi badai kehidupan?

Alkitab memberikan jawabannya :

Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: "Pencobaan ini datang dari Allah!" Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun. Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya. (Yakobus 1 : 13-14)

Banyak orang yang tidak dapat bertahan menghadapi pencobaan, karena ia berusaha menyelesaikannya dengan caranya sendiri. Ia tidak berusaha untuk mencari jalan penyelesaian yang sudah Tuhan sediakan, tetapi justru berusaha menyelesaikannya dengan cara yang dia inginkan. Keinginan daging yang tidak sesuai kehendak Tuhan justru akan menjauhkan kita dari solusi yang Tuhan sudah sediakan.

Jadi disaat kita menghadapi badai hidup, datanglah kepada Tuhan. Mohon petunjuk dan tuntunannya, agar kita tidak salah melangkah. Sebab Tuhan sudah menyediakan solusi terbaik untuk setiap persoalan kita. Bersama Tuhan kita pasti menjadi pemenang.